Naskah Pidato Anak

Dalam tulisan ini disajikan beberapa contoh pidato untuk siswa, ada yang bertema agama, pendidikan , alam dll. selain itu ada juga yang disajikan dalam bahasa cirebon, sunda maupun Indonesia.

BULAN HAJI SEBAGAI MOMENTUM BULAN PENGORBANAN

Assalamu’alaikum wr. Wb.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala,hanya dengan rahmatnyalah kita dapat berjumpa bertatap muka dikesempatan yang Insya Allah di rahmati oleh Allah SWT. Amiiin.
“Bapak-bapak Dewan Juri yang dimulyakan Allah, teman-teman yang saya cintai”
Perkenankanlah pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan kemukakan judul pildacil kali yang erat kaitannya dengan Bulan Haji yaitu Bulan Haji sebagai Momentum Bulan Pengorbanan.. Sekarang ini kita berada di dalam bulan haji. Bulan Zulhijjah ini termasuk bulan yang suci karena di dalamnya umat Islam di seluruh dunia berkumpul di kota mekkah dengan penuh persaudaraan , dengan penuh kebersamaan mereka kumandangkan ” Labbaik Allahumma labbaik…. Labbaika laa sarrikallaka labbaik….. mereka meikrarkan kebesaran Asma Allah, mengagungkan kebesaran Allah bersatu padu sebagai sesame muslim sebagai saudara walau mereka berbeda kewarganegaraan, berbeda bahasa, berbeda suku,berbeda warna kulit dan masih banyak lagi perbedaan-perbedaan lainnya.
“hadirin-hadirat yang dirahmati Allah SWT”
Sebagaimana kita ketahui, di bulan ini pula kita sama-sama mengenang sejarah idul Qurban, dimana kita sebagai seorang muslim sebaiknya dijadikan sebagai bahan introspeksi diri, bagaimana sikap kita,l angkah kita dimasa yang lalu baik atau buruk. Lalu bagaimana sebaiknya kita ke depan. Tentunya bagi kita sebagai manusia yang normal , tentu menginginkan kehidupan yang lebih baik, untuk itu dibutuhkan sebuah pengorbanan.
Nah …Kalau bicara tentang pengorbanan , anak-anak sekarang jangan ditanya …mereka sudah pandai mengatakan “for you my love ……I’m willing to do whatever you want. …..demi kamu….aku rela berkorban”
Bukankah untuk seseorang yang kita cintai kita selalu rela mengorbankan apa saja yang membuatnya bahagia. Apalagi Allah SWT. Yang sudah nyata sangat mencintai kita, yang telah banyak memberi kita . kita harus bisa rela dan ikhlas melakukan pengorbanan dalam menjalani petunjuknya.” Betul teman-teman….? Oleh karena itu momentum ini jangan disia-siakan sehingga kita menjadi manusia yang merugi, bahkan celaka! “Naudzu billahi Mindalik”
Bagimana teman-teman mensikapi bulan haji sebagai bulan penuh pengorbanan,amalan kita hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini, sebab orang yang amalannya hari ini tetap saja tidak ada peningkatan itu tanda orang merugi,
Orang yang amalannya lebih buruk dari hari kemarin itu tanda orang yang celaka, sebaiknya kita berusaha agar amalan kita di masa-masa yang akan datang lebih baik dari masa yang telah lalu itulah tanda orang yang merugi !
Teman-teman ayo mau pilih yang mana ?
Tentu bagi orang-orang yang normal akan memilih hari-hari yang akan kita lalui lebih baik dari masa yang telah kita lalui…. Itulah tanda orang bahagia “beruntung mau jadi orang yang beruntung”. Untuk itu marilah kita tingkatkan amalan kita dalam rangka memeperingati bulan haji, momentum bulan penuh dengan pengorabanan untuk melatih diri ini dengan amalan sebaik-baiknya.

Hadirin yang dirahmati Allah…”
Dalam Bahasa Jerman dikatakan :
Kaduhung abdi kaduhung
Berang peuting lalayaran
Kaduhung abdi kaduhung
Loba poho ka pangeran

Eling-eling mangka eling
Rumingkang di alam jagat
Eling-eling mangka eling
Lillah salamet dunia akherat

Tingkatkan ibadah ke Allah
Dulu kita tidak shalat sekarang sih shalat itulah orang yang beruntung
Tingkatkan belajar
Dulu kita malas belajar, sekarang sih yang semangat
Dulu kita tidak belajar Quran ….sekarang sih belajar Quran ! itulah orang yang beruntung
Dulu kita suka menyakiti orang tua, sekarang sih jangan !
Hormati orang tua, itulah orang yang bahagia.
Dulu nilai rapornya5,9, sekarang sama….celaka…!
Dulu tidak shalat sekarang tinggal shalat, ….laknat….!
Dulu suka nyakiti orang tua, sekarang maloah menghianati orang tua, malas belajara, bilai rapornya jelek…. belek …..brengsek….. munafek….

Jangan…..jangan begitu dong….! Ayo…..kita tobat!Jadikan bulan haji ini momentum bulan peningkatan amal, bulat taubat, hari-hari perbaikan….seperti Nabi Ismail yang penuh keikhlasan menyerahkan segenap jiwa raganya dan Nabi Ibrahim sebagai Sang Ayah yang rela dan ikhlas menyembelih anaknya demi menjalankan perintah Allah SWT….. itulah semangat Idul Qurban, ikhlas dan rela berkorban meninggalkan kemunkaran demi menjalankan perintah dan petunjuk Allah SWT.
sehingga kita menjadi orang Yang beruntung dan bahagia, hindari dan jauhi hal-hal yang mendatangkan kerugian yang membuat kita celaka.

Demikian yang bisa dan dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat, amiin…..
Bila ada sumur di lading bolehlah kita menumpang mandi
Jika ada umur panjang, insya Allah kita dapat berjumpa lagi

Terima kasih dan mohon maaf, subbhanakallahuma wabihamdika
Laaillahaila anta astagfiruka wa atubu ilaik
Wassalamu.alaikum wr.wb.

MENYAMBUT BULAN MUHARAM

Assalamu’alaikum wr. Wb.
SUBHANALLAH ALMHAMDULILLAH WALLA ILAHAILALLAH ALLAHU AKBAR
LA HAWLA WALA QUWATA ILA BILLAHI ALIYIL ADZIM
ALLAHUMA SHALI ALA SAYIDINA MUHAMMADIN WA ALA ALIHI WASAHBIHI AJMA’IN AMA BA’DU.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala,hanya dengan rahmatnyalah kita dapat berjumpa bertatap muka dikesempatan yang Insya Allah di rahmati oleh Allah SWT. Amiiin.
Bapak- bapak…Ibu-ibu… teman-teman…jangan loyo dong ! Memangnya tidak takut apa sama tahun 2012. Jawab dong takut tidak? …nah begitu dong. Ipin saja yang kecil begini tidak takut. Jangan percaya bukankah kiamat itu rahasia Allah. Nah kalau sekarang manusia sudah pada tahu bahwa kiamat aka terjadi pada tahun 2012, ya nanti kiamatnya ga bakalan jadi. Katanya rahasia masa sih ada orang yang tahu. Betul tidak ?
“Bapak-bapak Dewan Juri yang dimulyakan Allah, teman-teman yang saya cintai”
Perkenankanlah pada kesempatan yang berbahagia ini, Ipin akan kemukakan judul pildacil kali yang erat kaitannya dengan Bulan Haji yaitu Bulan Haji sebagai Momentum Bulan Pengorbanan.. Sekarang ini kita berada di dalam bulan haji. Bulan Zulhijjah ini termasuk bulan yang suci karena di dalamnya umat Islam di seluruh dunia berkumpul di kota mekkah dengan penuh persaudaraan , dengan penuh kebersamaan mereka kumandangkan ” Labbaik Allahumma labbaik…. Labbaika laa sarrikallaka labbaik….. mereka meikrarkan kebesaran Asma Allah, mengagungkan kebesaran Allah bersatu padu sebagai sesame muslim sebagai saudara walau mereka berbeda kewarganegaraan, berbeda bahasa, berbeda suku,berbeda warna kulit dan masih banyak lagi perbedaan-perbedaan lainnya.
“hadirin-hadirat yang dirahmati Allah SWT”
Sebagaimana kita ketahui, di bulan ini pula kita sama-sama mengenang sejarah idul Qurban, dimana kita sebagai seorang muslim sebaiknya dijadikan sebagai bahan introspeksi diri, bagaimana sikap kita,l angkah kita dimasa yang lalu baik atau buruk. Lalu bagaimana sebaiknya kita ke depan. Tentunya bagi kita sebagai manusia yang normal , tentu menginginkan kehidupan yang lebih baik, untuk itu dibutuhkan sebuah pengorbanan.
Nah …Kalau bicara tentang pengorbanan , anak-anak sekarang jangan ditanya …mereka sudah pandai mengatakan “for you my love ……I’m willing to do whatever you want. …..demi kamu….aku rela berkorban”
Bukankah untuk seseorang yang kita cintai kita selalu rela mengorbankan apa saja yang membuatnya bahagia. Apalagi Allah SWT. Yang sudah nyata sangat mencintai kita, yang telah banyak memberi kita . kita harus bisa rela dan ikhlas melakukan pengorbanan dalam menjalani petunjuknya.” Betul teman-teman….? Oleh karena itu momentum ini jangan disia-siakan sehingga kita menjadi manusia yang merugi, bahkan celaka! “Naudzu billahi Mindalik”
Bagimana teman-teman mensikapi bulan haji sebagai bulan penuh pengorbanan,amalan kita hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini, sebab orang yang amalannya hari ini tetap saja tidak ada peningkatan itu tanda orang merugi,
Orang yang amalannya lebih buruk dari hari kemarin itu tanda orang yang celaka, sebaiknya kita berusaha agar amalan kita di masa-masa yang akan datang lebih baik dari masa yang telah lalu itulah tanda orang yang merugi !
Teman-teman ayo mau pilih yang mana ?
Tentu bagi orang-orang yang normal akan memilih hari-hari yang akan kita lalui lebih baik dari masa yang telah kita lalui…. Itulah tanda orang bahagia “beruntung mau jadi orang yang beruntung”. Untuk itu marilah kita tingkatkan amalan kita dalam rangka memeperingati bulan haji, momentum bulan penuh dengan pengorabanan untuk melatih diri ini dengan amalan sebaik-baiknya.

Hadirin yang dirahmati Allah…”
Dalam Bahasa Jerman dikatakan :
Kaduhung abdi kaduhung
Berang peuting lalayaran
Kaduhung abdi kaduhung
Loba poho ka pangeran

Eling-eling mangka eling
Rumingkang di alam jagat
Eling-eling mangka eling
Lillah salamet dunia akherat

Tingkatkan ibadah ke Allah
Dulu kita tidak shalat sekarang sih shalat itulah orang yang beruntung
Tingkatkan belajar
Dulu kita malas belajar, sekarang sih yang semangat
Dulu kita tidak belajar Quran ….sekarang sih belajar Quran ! itulah orang yang beruntung
Dulu kita suka menyakiti orang tua, sekarang sih jangan !
Hormati orang tua, itulah orang yang bahagia.
Dulu nilai rapornya5,9, sekarang sama….celaka…!
Dulu tidak shalat sekarang tinggal shalat, ….laknat….!
Dulu suka nyakiti orang tua, sekarang maloah menghianati orang tua, malas belajara, bilai rapornya jelek…. belek …..brengsek….. munafek….

Jangan…..jangan begitu dong….! Ayo…..kita tobat!Jadikan bulan haji ini momentum bulan peningkatan amal, bulat taubat, hari-hari perbaikan….seperti Nabi Ismail yang penuh keikhlasan menyerahkan segenap jiwa raganya dan Nabi Ibrahim sebagai Sang Ayah yang rela dan ikhlas menyembelih anaknya demi menjalankan perintah Allah SWT….. itulah semangat Idul Qurban, ikhlas dan rela berkorban meninggalkan kemunkaran demi menjalankan perintah dan petunjuk Allah SWT.
sehingga kita menjadi orang Yang beruntung dan bahagia, hindari dan jauhi hal-hal yang mendatangkan kerugian yang membuat kita celaka.

Demikian yang bisa dan dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat, amiin…..
Bila ada sumur di lading bolehlah kita menumpang mandi
Jika ada umur panjang, insya Allah kita dapat berjumpa lagi

Terima kasih dan mohon maaf, subbhanakallahuma wabihamdika
Laaillahaila anta astagfiruka wa atubu ilaik
Wassalamu.alaikum wr.wb.

 

URANG SUNDA KUDU NGAROJONG KANA ATIKAN
PIKEUN SUKSESNA KAWAJIBAN DIAJAR 12 TAUN

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sampurasun…..
Hadirin anu ku sim abdi di pihormat, ibu kalih bapa guru nu sami rawuh di ieu tempat, teu kakantun réréncangan sadaya anu ku sim abdi di pitresna.

Bismillah wiwitan kedalna lisan kairing ku rasa sukur ka Alloh SWT nu Maha Ghopur tur mihéman, ngancikeun cahaya iman  tina galeuh sanubari, mugi sing ulah poék deui, komo kudu luncat mulang tali gadang, sing kukuh tur pengkuh teu unggut kalinduan teu gédag kaanginan.

Sholawat salam nu jadi panguat rasa tilam katresna, mugi tetep dilélérkeun ka kanjeng nabi Muhammad SAW, miwah kulawargana, sohabatna tug dugi ka umatna nu tumut turut kana ajaranana.

Dina kasempetan nu saé ieu, sim abdi badé mancen  tugas maos pidato anu  ngabantun judul “Urang Sunda Kudu Ngarojong Kana Atikan, Pikeun Suksésna Kawajiban di Ajar 12 Tahun”.

Déwan yuri nu ku sim abdi di pihormat,
Masalah atikan mangrupikeun, salah sawios kawajiban kanggé urang sadayana, milari élmu téh dianjurkeun ku agama boh kupamaréntah, sabab ku ayana atikan manusa tiasa undak darajatna dibandingkeun jeung manusa nu teu ngagaduhan atikan. Sakumaha pitutur sepuh “jalmi nu gaduh élmumah calikna pangpayunna, lohokna pang panjangna iketna pangrubakna”.

Taun ajaran énggal ayeuna nu badé kasampeur, mangrupikeun salah sawios tatapakan nu énggal pikeun seuweu-siwi tatar galuh Ciamis, pikeun neraskeun sadaya nu sakola dasar ka sakola lanjutan tingkat awal, boh nu ti sakola lanjutan tingkat awal ka sakola lanjutan tingkat luhur,

Déwan yuri nu ku sim abdi dipihormat,
Jawa Barat nu di sebat Pasundan sabagian ageungna urang sunda parantos ti beh dituna kénéh wanoh kana atikan, sateuacan UNICEF. Dina kamandangna “long life education” nuntut élmu téh sapanjang hirup, sepuh pini sepuh urang tos ngawanti-wanti supados seuweu-siwina teu jaranteun jalmi bodo, sateuacan aya program kawajiban diajar 9 tahun ayeuna rek diundakeun jadi 12 tahun sepuh pini sepuh sunda tos ngagaduhan kamandang ngeunaan filosopis dina atikan boh dina wanda kawih, sisindiran, paribasa atawa babasan.

Dina rompaka kawih anu kieu unggelna:
Néléngnéngkung Néléngnéngkung
Geura gedé geura jangkung
Geura sakola sing julung
Sangkan  jadi jelma luhung

Néléngnéngkung Néléngnéngkung
Geura gede geura jangkung
Mun hidep pareng geus luhung
Poma ulah rek adigung

Filosopis dina wanda kawih diluhur écésna jéntré, urang sadaya kudu sakola nyuprih élmu, bari jeung lamun parantos gaduh élmu teu adigung adiguna.

Dina rumpaka sisindiran anu kieu unggelna.

Aya manuk dina pager
Na sukuna aya bola
Lamun urang haaing pinter
Kudu getol kasakola

Baju kutud heureut pola
Dikelin teu dijalujur
Lamun teu cucud ka sakola
Arisin balik kalembur

Sihoreng mun urang hoyong pinter teh kudu getol kasakola sabalikna mun urang teu junun kasakola bakal isin balik kaleumbur.

Hadirin  nu ku sim abdi dipihormat, Bapa kalih Ibu anu sami rawuh ditempat, ogé réréncangan saperjoangan nu ku sim abdi dipikatresna,
Agama urang agama islam ngajarkeun umatna pikeun nyupri élmu dina salah sawios hadits nabi Muhammad saw.

Hartosna : Nyuprih élmu téh wajib pikeun muslimin jeung muslimat ti kawit na kandungan dugi ka alam kubur.

Ditegaskeun deui ku sepuh pini sepuh urang sadaya dina babasan “elmu tungtut dunya siar, sukan-sukan sakadarnya”.

Filosofis nu nyangkaruk dina babasan diluhur, urang sadaya sanés mung ukur nyuprih élmu wungkul tapi biayana gé kudu disiar, mun pareng geus linuhung ku élmu kudu siger tengah.
Kumargi kitu hayu urang sukséskeun Wajar Dikdas 12 Taun, rarojong program pamaréntah supaya sadaya janten murangkalih anu pinter bari jeung bener, cageur bari jeung sing singer. Mun cageur, bageur, bener, pinter, tur singer insya allah moal kabalinger.
Pamendak pitutur sepuh urang sunda, luyu jeung agama diarigama, pamungkas:
Sing getol nginum jajamu
Nu guna nguatkeun urat
Sing getol neangan élmu
Nu guna dunya akhérat

Cag, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

Tim juri Lomba Pidato Bahasa Cirebon ingkang kula hormati.

Nepangaken nami kula Ipin wakil saking Kecamatan Karangsembung. Tema ingkang kula pendet dateng pidato niki ninggih punika Pangwangunan teng Kabupaten Cirebon.

Hadirin ingkang bahagia.

Pertami-tami mangga kula pangjenengan sami, ngaturaken puji syukur dumateng Allah S.W.T, ingkang  sampun nyukai rahmat sareng hidayah dumateng kula pangjenengan sami, kadose dinten puniki saged kempal teng panggenan niki kangge pangeling-eling Kabupaten Cirebon.

Hadiran ingkang kula hormati.

Yuswa Kabupaten Cirebon saniki sampun gangsal atus kali dasa wolu tahun. Pangwangunan Kabupaten Cirebon unggal tahune ketingal jelas, sados dene pangwangunan fisik ugi pangwangunan mental.

Pangwangunan fisik diantawiake dermagi, kreteg, perkantoran, sekolaan, mesjid lan sanes-sanese. Pangwangunan mental diantawise keagamaan ugi pendidikan.

Hadirin ingkang bahagia.

Kula pangjenengan sami, kedah ningkataken pangwangunan teng Kabupaten Cirebon niki supados punapa kang dicita-citaaken saged kesampeian.

Masyarakat Kabupaten Cirebon ngantos-ngantos kawontenan kang subur sarwa pinandur, murah sarwa tinuku. Kawontenan mekonten masyarakat Kabupaten Cirebon kedah ningkataken pedamelan kang rame ing gawe suci ing pamrih. Ingkang maksude, kula pangejengan sami kedah ningkataken pangwangunan teng segala widang.

Kangge widang pendidikan, Alhamdulillah sampun wonten bantosan saking pamarentah, yaniku lare-lare sekolah bebas biaya alias gratis….tis….tis….tis………

Saniki lare-lare sekolah kantun remen kesah, remen genau ugi purun ngerjaaken tugas-tugas genau teng griya, supados angsal pangaweru. Pangaweru niku kangge sangu gesang supados saged mbangun kiangbek ugi mbangun Kabupaten Cirebon.

Rupine cekap semonten mawon, sambutan saking kula. Bilih wonten cariosan kula ingkang sawon utawi kirang cocok,nyuwunagung pangapunten.

Billahi taufik wal hidayah wassalamu’alaiku warahmatullahi wabarakatuh

 

KEHARMONISAN ALAM

Assalamu’alaikum wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa dengan  rahmatnyalah kita dapat berjumpa bertatap  muka dikesempatan yang berbahagia ini.

 

Dewan juri yang saya hormati,

Perkenalkan nama saya Ipin duta dari kecamatan Karangsembung. Tidak lupa dalam kesempatan ini saya menghaturkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan. Sesuai dengan tema yang diusung dalam acara ini yakni tentang lingkungan sekitar, judul yang akan saya sampaikan adalah “Pentingnya kelestarian Alam”. Harapan saya semoga dapat memberikan pencerahan bagi kita semua, khususnya generasi muda sebagai anak bangsa pewaris negeri ini dalam menjaga kelestarian alam melalui prilaku kehidupan sehari-hari.

 

Hadirin yang berbahagia,

Masih terngiang jelas pelajaran yang pernah disampaikan guru-guru kita tentang betapa indahnya negeri ini, bahkan dalam pelajaran IPS sebuah perumpamaan yang cukup membagakan dilukiskan negeri ini sebagai jamrud khatulistiwa. Dalam pergaulan dunia pun bangsa kita juga terkenal sebagai bangsa yang cukup ramah, tentu bukan hanya ramah terhadap sesama tetapi juga ramah terhadap lingkungannya.

 

Kita patut berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan. Yang telah menugerahkan pada kitai bumi Indonesia yang menyimpan kekayaan berlimpah ruah. Dalam tanah kita terkandung banyak emas, minyak bumi, batu bara, gas alam, air, besi, aluminium yang sangat kita butuhkan. Dalam hutan kita tersimpan banyak rotan, damar, kayu dan beraneka rupa satwa yang semakin mewarnai indahnya negeri ini.

 

Hadirin yang saya banggakan.

Kita wajib bersyukur kepada Tuhan, karena diberikan tanah yang subur. Rasa syukur kita dapat diwujudkan dengan selalu menjaga tanah air kita, memanfaatkannya dengan baik dan menjaganya agar tidak terjadi kerusakan sehingga tetap lestari dapat digunakan oleh pewaris negeri ini sepanjang masa.

 

Hadirin yang saya cintai

Sebagai anak bangsa saya sangat sedih, kecewa, prihatin atas realita dewasa ini. Sebuah pertanyaan besar terus menghantui pikiran dan perasaanku. Akankah generasiku dapat mencicipi kekayaan negeri ini di masa-masa yang akan datang? Akankah generasiku masih mempunyai kekayaan dan modal untuk membangun negeri ini? Mengapa banjir terjadi dimana-mana? Mengapa tanah-tanah menjadi longsor? mengapa banyak terjadi penebangan liar dimana-mana. Akankah negeri ini tenggelam oleh lumpur yang tak pernah berhenti menyembur?

Saudara-saudara kita harus instropeksi, kita harus yakin semua yang terjadi akhir-akhir ini ada sebab dan akibatnya.

 

Hadirin sebangsa dan setanah air

Tak perlu kita saling menyalahkan karena semua itu tak ada gunanya. Yang terbaik yang harus kita lakukan adalah bagaimana langkah kita tindakan kita demi masa depan yang lebih baik khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan ini.

Kepada teman-temanku, anak-anak Indonesia yang bahagia marilah kita mulai dari hal-hal kecil yang mudah dapat kita lakukan seperti membiasakan hidup bersih, membuang sampah pada tempatnya, memanfaatkan halaman sekolah kita dengan menanami berbagai macam pagar hidup, apotek hidup, warung hidup, dapur hidup sehingga tertanam sejak dini rasa cinta dan memiliki lingkungan ini.

 

Hadirin yang saya hormati,

Kesimpulan dari pidato yang saya sampaikan ini adalah marilah kita tanamkan rasa memiliki rasa mencintai kelestarian lingkungan demi kelestarian dan masa depan bersama.

Hanya itulah yang dapat saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangannya, terima kasih atas segala perhatiannya. Ijinkan saya menutup pidato ini dengan sebuah pantun.

Jalan-jalan ke pasar malam

Hati senang wajah berseri

Marilah kita menjaga alam

Agar hidup tetap lestari.

 

Wabillahi taufik wal hidayah wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2 responses to this post.

  1. Posted by yusuf on September 25, 2014 at 7:21 pm

    MANTAP BANGET…
    izin copas ya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: