SKRIPSI: Apresiasi Sastra

“PEMBELAJARAN MENGUBAH PUISI MENJADI PROSA DENGAN MENGGUNAKAN METODA PARAFRASE”

ABSTRAK

Salah satu bahan pembelajaran sastra dalam bahasa Indonesia adalah pembelajaran apresiasi sastra. Tujuan pembelajaran apresiasi sastra adalah agar siswa mengenal dan memahami dengan tepat nilai sastra untuk menumbuhkan kegairahan siswa serta memperoleh kenikmatan mengenai isi bahan sastra yang dibacanya dengan demikian kegiatan apresiasi sastra adalah upaya memahami, menikmati, menghayati dan menghargai suatu karya sastra. Agar tujuan pembelajaran apresiasi sastra tercapai, guru dapat menggunakan berbagai metode yang mengarah dan mengaktifkan siswa untuk menganalisis isi cerita, membuat sinopsis atau memparafrasekan karya sastra yang berbentuk puisi kemudian mengkajinya dengan membandingkan norma-norma serta nilai-nilai yang berkembang di lingkungannya. Pembelajaran apresiasi sastra sesungguhnya telah di mulai sejak di Sekolah Dasar namun kenyataannya siswa kelas VII SMP Negeri 9 Cirebon masih mendapat kesulitan untuk mengapresiasi sastra yang dibacanya untuk hal inilah yang menjadi bahan penelitian penulis. Dalam penelitian ini penulis merumuskan dan membatasi masalahnya sebagai berikut: (1) Kemampuan siswa merubah puisi menjadi prosa sebelum pembelajaran, (2) Kemampuan siswa merubah puisi menjadi prosa setelah ujicoba pembelajaran dengan menggunakan metode parafrase , dan (3) Efektifitas penggunaan metode parafrase  dalam ujicoba pembelajaran.

Tujuan penelitian adalah (1) Untuk menemukan data mengenai tingkat kemampuan siswa merubah puisi menjadi prosa sebelum unicoba pembelajaran (2) Untuk mendapatkan data mengenai siswa merubah puisi menjadi prosa setelah ujicoba pembelajaran dengan metode parafrase  (3) Untuk mendapatkan data mengenai efektivitas penggunaan metode parafrase  dalam ujicoba pembelajaran apresiase puisi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 9 Cirebon sedangkan sampelnya kelas VII B sejumlah 40 siswa. Metode dan teknik penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dan teknik kepustakaan, ujicoba, dan teknik tes.

Hipotesis yang dirumuskan adalah tingkat keefektifan metode parafrase  dalam pembelajaran merubah puisi menjadi prosa di kelas VII SMP Negeri 9 Cirebon  tergolong tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian dari hasil ujicoba dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam merubah puisi menjadi prosa setelah ujicoba pembelajaran meningkat dari kemampuan 50 % menjadi 86 % kemampuan merubah puisi menjadi prosa demikian pula dengan penggunaan metode parafrase  ternyata efektif berdasarkan nilai korelasi sebesar 0,365 artinya memiliki korelasi. Selanjutnya penulis memberikan saran baik untuk guru maupun Kepala Sekolah untuk meningkatkan pembelajaran merubah puisi menjadi prosa dengan menggunakan metode parafrase .

5 responses to this post.

  1. Posted by elpi on Februari 11, 2010 at 9:31 pm

    saya tertarik dengan judul skripsi yang anda buat. bisa gak proposalnya di kirimkan ke email saya.

    Balas

  2. Posted by mely on Januari 11, 2011 at 8:38 pm

    saya suka dengan proposal anda.
    bs gk kirim profosalnya ke email saya?

    Balas

  3. Posted by Herry on Februari 6, 2012 at 10:58 am

    Kang saya bs minta tlng krm skripsi “PEMBELAJARAN MENGUBAH PUISI MENJADI PROSA DENGAN MENGGUNAKAN METODA PARAFRAS” sebagai bhn sumber tambhn.htrnhn

    Balas

  4. Asslm. Pak, Bisa minta proposal dan referensi pendukung skripsi “PEMBELAJARAN MENGUBAH PUISI MENJADI PROSA DENGAN MENGGUNAKAN METODA PARAFRASE” di atas nggak ya. Buat bahan pendukung ptk saya. terima kasih sebelum dan sesudahnya. wasslm.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: