SKRIPSI MENULIS KARANGAN

PENERAPAN METODE PEMETAAN PIKIRAN (MIND MAP) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI

ABSTRAK

Menulis sebagai salah satu dari empat keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca dan menulis) yang diajarkan di Sekolah Lanjutan merupakan sarana yang penting untuk dikuasai siswa agar dapat mengungkapkan gagasan, pendapat, pengalaman, dan perasaan dengan baik. Untuk itu diperlukan adanya upaya pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan menulis, salah satunya yaitu dengan menggunakan metode pemetaan pikiran (Mind Map).

Data yang diperoleh dari pengamatan dan wawancara itu memperlihatkan : 1) Siswa kurang tertarik pada pelajaran menulis karangan argumentasi karena menganggap sebagai pelajaran yang sulit, sehingga tidak termotivasi, 2) Siswa kurang memiliki keterampilan menuangkan gagasan ke dalam tulisan. Hal ini disebabkan karena bekal pengetahuan siswa kurang memadai. Hampir seluruh siswa tidak segera menulis karangannya, tetapi diam saja beberapa saat lamanya. Bahkan kelihatan gelisah ( tidak tenang). Sehingga karangan tidak selesai tepat waktu yang disediakan oleh guru, 3) Guru belum mencoba metode pembelajaran yang dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran menulis di kelas

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis merumuskan masalah dalam penelitian yaitu apakah penggunaan metode pemetaan pikiran (Mind Map) efektif dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi di kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Kota Cirebon tahun pelajaran 2009/2010 ?

Penelitian yang dilakuakan oleh penulis bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode pemetaan pikiran (Mind Map) dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi pada siswa kelas IX SMP ……….. tahun pelajaran 2009/2010. Penelitian tersebut dilakukan pada semester satu di kelas IX A sebagai kelas eksperimen yang mendapat treatmen atau perlakuan eksperimen dan kelas IX D sebagai kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan eksperimen.

Berdasarkan hasil tes pembelajaran menulis karangan argumentasi dapat dilihat perbedaan signifikan terhadap kemampuan siswa. Kemampuan siswa kelas IX SMP …………… dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan menggunakan metode pemetaan pikiran (Mind Map) memperoleh skor rata-rata 7,48 lebih tinggi bila dibandingkan dengan skor rata-rata pembelajaran menulis karangan argumentasi tanpa menggunakan metode pemetaan pikiran (Mind Map) yaitu 6, 98. Selain itu, hasil perhitungan uji t juga membuktikan bahwa t hitung > t tabel atau 2, 94 > 2, 03 pada tarafsinifikasi 95%. Hal ini berarti H0 ditolak dan Hi diterima.

Berdasarkan analisis data yang disajikan pada bab sebelumnya, penulis dapat menyimpulkan bahwa Pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan mengunakan metode pemetaan pikiran (Mind Map) di kelas ……………. efektif.

CALL081326911811/ KOMENTAR (PASTI DIKIRIM free)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: