Integrasi Budi Pekerti dalam Pembelajaran

(Sebagai Finalis Lomba Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional Tahun 2006)

RINGKASAN

Penulis tertarik mencari inovasi dalam model pembelajaaran yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai budi pekerti karena merupakan masalah aktual dan sedang mengalami keprihatinan di tengah perkembangan globalisasi dunia. Penulis sengaja memilih mata pelajaran IPS sebagai sampel dalam pembelajaran karena  sebagian besar siswa SD sangat kurang minatnya mempelajari mata pelajaran ini. Untuk itu dibutuhkan sebuah terobosan model pembelajaran kooperatif yang dapat menumbuhkembangkan minat siswa terhadap materi bahan ajar maupun proses pembelajaran. Penulis mencoba menyajikan sebuah karya tulis dengan judul “Integrasi Budi Pekerti dalam Pembelajaran dengan Menggunakan Teknik Dokter-Pasien pada Mata Pelajaran IPS di Kelas VI Sekolah Dasar” sebagai solusi atas hal tersebut di atas.

Teknik “Dokter-Pasien” adalah sebuah teknik dalam model pembelajaran kooperatif yang dikemas menjadi sebuah proses pembelajaran yang sarat dengan muatan nilai-nilai luhur budi pekerti. Siswa secara praktis akan berinteraksi sosial dalam proses pembelajaran dengan mengaplikasikan pendidikan budi  pekerti. Pendekatan novelty yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah motif yang  dapat menarik dan menantang siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Pendekatan sosio-emosional yang mewarnai teknik ini sebagai strategi praktis terintegrasinya pendidikan budi pekerti dalam proses pembelajaran.

Tujuan dari penerapan model pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan serta merta menanamkan nilai-nilai budi pekerti dalam sikap/ prilaku melalui satu proses pembelajaran yang kooperatif. Hasil akhir yang ingin dicapai dalam pembelajaran adalah mencetak kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual siswa sehingga mampu menghadapi tantangan hidupnya dalam bermasyarakat.

Program atau skenario pembelajaran disusun dengan sistematis yang memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Konsep penulisan skenario pembelajaran titik beratnya mengacu pada kurikulum 1994 dengan polesan inovasi, diantaranya memuat komponen integrasi mata pelajaran dan komponen deskripsi pengembangan sikap/ prilaku yang diharapkan. Istilah yang digunakan dalam langkah-langkah pembelajaran pun menggunakan istilah yang kental dengan ilmu kedokteran, hal ini sesuai dengan nama teknik pembelajaran yang digunakannya yaitu teknik “Dokter-Pasien”. Namun demikian penerapan integrasi budi pekerti dalam pembelajaran dengan menggunakan teknik “Dokter-Pasien” adalah sebuah model inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan pada berbagai macam kurikulum, mata pelajaran maupun materi pembelajaran.

Pada proses pembelajarannya, siswa diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk belajar sendiri bersama kelompoknya (peer teaching) dan guru berperan hanya sebagai fasilisator, mediator, inovator dan motivator dalam mengantarkan siswa menyelesaikan tugas (tujuan)  pembelajaran.

Kemampuan siswa dalam menguasai indikator pembelajaran sangat jelas dan mudah terukur, hal ini karena proses pembelajaran sepenuhnya dilaksanakan oleh siswa dari siswa dan untuk siswa sehingga penilaian pun menjadi bagian tugas dari mereka untuk dapat melaksanakan pembelajaran dengan tuntas. Oleh karenanya, pelaksanaan pretes dan penilaian dalam proses sudah dianggap cukup bila memang pencapaian tujuan pembelajaran sudah tuntas memenuhi target dan jelas terukur. Kegiatan postes dilaksanakan pada pertemuan yang khusus  ketika seluruh pokok bahasan sudah selesai diberikan, namun demikian pelaksanaan postes bisa saja dilakukan di akhir pembelajaran bila memang dipandang perlu dan waktu yang tersedia mencukupi.

Kesimpulan dari uji coba pembelajaran ini terjadi banyak perubahan yang menggembirakan. Siswa menjadi senang dan bersemangat dan guru pun menjadi lebih kreatif dan inovatif. Kurikulum dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan dan lembaga pun (sekolah) dapat lebih meningkatkan peranannya dalam mengemban tugas pendidikan. Dengan demikian integrasi budi pekerti dalam pembelajaran dengan  menggunakan teknik “Dokter-Pasien” pada mata pelajaran IPS di kelas VI Sekolah Dasar dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan mutu pendidikan, Insya Allah.

SELENGKAPNYA CALL 081326911811/ KOMENTAR Z (PASTI DIKIRIM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: