SUARA GURU

Aku Malu Menjadi Guru

Aku tak tahu harus mengatakan apa. Masih terngiang jelas di telingaku 36 tahun yang lalu, Pak Kurdi guru kelas saat itu. dengan sangat jelas dan meyakinkan mengatakan “kita bangga menjadi bangsa Indonesia , bangsa yang banyak dikagumi karena keramahannya, sifat gotong-royongnya dan selalu bersatu padu”. Dan dengan serta merta nasionalisme-ku  bergelora saat  itu tak terkecuali seluruh teman sekelasku. Kami gembira campur haru betapa kami adalah anak-anak bangsa yang sangat terpandang di tengah kehidupan dunia. Lanjutkan membaca

Naskah Pidato Anak

Dalam tulisan ini disajikan beberapa contoh pidato untuk siswa, ada yang bertema agama, pendidikan , alam dll. selain itu ada juga yang disajikan dalam bahasa cirebon, sunda maupun Indonesia.

BULAN HAJI SEBAGAI MOMENTUM BULAN PENGORBANAN

Assalamu’alaikum wr. Wb. Lanjutkan membaca

PUISI GURU

Kuakui Akulah yang Salah

Sadarkah kita?

Ada apa  dengan pendidikan kita?

pendidikan kita bukan lagi ketinggalan

ataupun jalan di tempat

tapi, sudah jauh mundur dan semakin jauh ke belakang!!

Lanjutkan membaca

TEATER KOMEDI “Lasykar Kabayan”

Karya : Diat Ahadiat

Pada zaman baheula di masa-masa penjajahan dimana seluruh rakyat Indonesia mengalami suatu masa yang sangat menyakitkan. Saat kaum imperialis dengan semena-mena memperkosa kemerdekaan bangsa dan merenggut segala hak-hak bangsa.

Adalah Abah dan Ambu dan juga Kabayan beserta Iteung mereka adalah gambaran betapa rakyat ini berjibaku dalam memperjuangkan kemerdekaannya dengan gigih tanpa pamrih sampai titik darah penghabisan. Lanjutkan membaca

Tulisan Guru

Panjang Jimat Bulan Bertengger di Gedung Guru

Seorang sahabat malam itu menelponku, “Ben… malam ini tidak boleh kita lewatkan, karena Pelal sudah jelas-jelas akan jatuh malam ini!’. Untuk sementara aku tak mampu menangkap apa maksud ajakan dari sahabat itu. Belum sempat seutuhnya kumenggerayangi maksud ucapannya, kembali aku dikagetkan dengan teguran keras di cross brengsek milikku (hp ni lebih sering memberiku kabar pahit daripada kabar yang menyenangkan). Aku pikir mungkin merk hp bisa menentukan juga nasib seseorang, buktinya Kaji Uti Suranenggala…gara-gara ganti hp, malamnya langsung dikabari besoknya ikut pelantikan jadi kepala sekolah… (uedan.. kalo tahu begini aku juga nyesel tidak ikut-ikutan Kaji Uti ngridit Nokia 7610)… “Hualllooo..! keur nadeh nyaneh?” rupanya sang sobat mulai tidak nyaman dengan quantum sintingku yang telah melambung kemana-mana.

Setelah terjadi perbincangan lebih lanjut, akhirnya baru kusanggup memahami maksud ajakan dari sahabat itu. Malam ini rupanya aku harus meladeni ajakannya untuk mencoba berdo’a di malam panjang jimat ini untuk sebuah kerisauan nasib yang selalu tidak berpihak pada kami berdua. Bayangkan saja jangankan disertifkiasi ikut kuliah UT pun selalu mendapat nilai her. Bahkan aku tak tahu sampai kapan aku dapat menyelesaikan kuliahku, karena untuk tahu nilai kuliah saja, sulitnya minta ampun. Lanjutkan membaca

UJIAN NASIONAL? … biasa tuh!

  1. 1. Ujian nasional sebagai bentuk penilaian standar

Ujian Nasional biasa disingkat UN adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Lebih lanjut dinyatakan bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan. Lanjutkan membaca

Administrasi Kepala Sekolah

kupersembahkan tulisan ini untuk sahabat-sahabatku: Supriatin, S.Pd., Ahmad Sukaryo, S.Pd.I., M.M.Pd., Ahmad Waluyo, S.Pd., M.M.Pd.

dan juga untuk semua makhluk Tuhan yang bernama guru terutama yang telah mendapat taqdir menjadi Kepala Sekolah baik itu atas prestasi maupun karena telah mampu berkolaborasi di negeri ini.

mangga klik Lanjutkan membaca

Peran Orangtua dan Pengembangan Bakat Anak

A. Pendahuluan

Anak berbakat (AB) adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk menampilkan prestasi yang tinggi biasanya dalam satu bidang seni. Kemampuan dalam psikomotor (olahraga), Intelektual, Kreatif, Artistik, kepeminpinan maupun akademik khusus lainnya yang pelayanannya tidak dipenuhi secara biasa oleh pihak sekolah. (Akbar- Hawadi 2001 : 118)

Bakat merupakan suatu potensi yang akan muncul setelah memperoleh pengembangan dan latihan. (Sumiawan dan Munandar 1987-1992 : 78) Lanjutkan membaca